Berdasarkan Panduan Penjaminan Mutu Universitas Bosowa (2014), standar mutu yang ditetapkan oleh Universitas Bosowa untuk Fakultas dapat dirinci sebagai berikut.

STANDAR 1: ELIGIBILITAS, INTEGRITAS, VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

Adalah standar untuk menilai integritas lembaga, keajegan misi, kejelasan misi, serta upaya mencapai visi-misi dengan tujuan dan sasaran kegiatan yang jelas dan operasional.

STANDAR 2: KEMAHASISWAAN

Adalah standar untuk menilai sistem rekrutmen calon mahasiswa dan proses pengembangannya dengan mempertimbangkan masalah akademik, sosial, ekonomi, pribadi (kemandirian dan kreativitas), organisasi ekstrakurikuler, pembinaan mahasiswa, serta bantuan bimbingan dan konseling.

STANDAR 3: DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKKAN LAINNYA

Adalah standar untuk menilai sistem rekrutmen dan pengelolaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, pemenuhan profil yang didukung dengan data otentik, karya tenaga pendidik, kode etik tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan, dan sistem pengembangan SDM yang berkelanjutan.

STANDAR 4: KURIKULUM DAN PENGEMBANGANNYA

Adalah standar untuk menilai kurikulum apakah sesuai dengan visi-misi universitas dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sehingga output lulusan memenuhi tuntutan kebutuhan stakeholders. Oleh karena itu, struktur kurikulum prodi memiliki rumusan kompetensi dan etika lulusan, derajat integrasi materi, memiliki muatan lokal, memiliki mata kuliah keahlian dan mata kuliah pilihan, serta menjamin peluang bagi lulusan untuk melanjutkan studi, mengembangkan pribadi, memperoleh pengetahuan dan pemahaman materi khusus dalam bidang studinya, mendapat keahlian yang dapat dialihkan, terorientasi ke arah karier, dan pemerolehan pekerjaan.

STANDAR 5: SARANA DAN PRASARANA

Adalah standar yang digunakan untuk penyediaan dan pengelolaan sarana parasarana yang relevan untuk digunakan/dimanfaatkan sebagai pendukung penyelenggaraan program/kegiatan secara efisien dan efektif, sehingga upaya menjamin keberlanjutan pengadaan, pemeliharaan dan pemanfaatan sarana/prasarana dapat tercapai dengan tepat.

STANDAR 6: SISTEM PENDANAAN

Adalah standar yang digunakan untuk merinci sumber dana yang digunakan, sistem alokasi dana yang efektif dan efisien, sistem pengelolaan dana dan akuntabilitasnya, serta jaminan keberlanjutan pengadaan dana dan pemanfaatannya.

STANDAR 7: SISTEM PENATAKELOLAAN (GOVERNANCE)

Adalah standar yang digunakan sebagai sistem nilai dasar sebagai rujukan utama dalam penyelenggaraan program di tingkat universitas, fakultas, dan prodi yang ditunjang oleh sistem kepemimpinan yang efektif dan efisien sehingga mampu memotivasi sivitas akademika untuk menjalankan program-program yang sudah direncanakan dalam Renstra, sehingga melalui monitoring pelaksanaan programnya sesuai dengan dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran lembaga.

STANDAR 8: SISTEM PENGELOLAAN

Adalah standar yang digunakan untuk menakar aplikasi kepemimpinan yang efisien dan efektif dalam merancang dan melaksanakan program kelembagaan dan pelacakan lulusan, pelaksanaan perencanaan dan pengembangan dengan memanfaatkan hasil evaluasi internal dan eksternal, melaksanakan program kerja sama dan kemitraan dengan lembaga lain, serta memonitor dan menilai dampak hasil evaluasi program terhadap pengalaman dan mutu pembelajaran mahasiswa.

STANDAR 9: SISTEM PEMBELAJARAN

Adalah standar yang digunakan untuk merumuskan misi pembelajaran, merumuskan strategi dan pedoman pembelajaran, merumuskan/melaksanakan pedoman bimbingan studi dan tutorial mahasiswa, merumuskan/melaksanakan pedoman penilaian kemajuan dan keberhasilan studi mahasiswa.

STANDAR 10: SUASANA AKADEMIK

Adalah standar yang digunakan untuk menilai ketersediaan sarana/prasarana yang diperlukan untuk memelihara interaksi mahasiswa-dosen untuk menciptakan iklim yang mendorong perkembangan kegiatan akademik, menerapkan cara untuk mendorong interaksi kegiatan akademik dosen dan mahasiswa, mengembangkan suasana akademik yang kondusif untuk pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta menerapkan metode untuk mengembangkan pribadi ilmiah kepada mahasiswa dan dosen.

STANDAR 11: LULUSAN DAN KINERJANYA

Adalah standar yang digunakan untuk menilai informasi yang komprehensif tentang kemajuan dan hasil studi mahasiswa, penerapan kriteria keberhasilan studi mahasiswa dalam bentuk kompetensi, catatan komprehensif tentang kepuasan mahasiswa dengan hasil pembelajarannya, data yang komprehensif tentang kepuasan pengguna lulusan, penjaminan keberlanjutan penyerapan lulusan oleh pasar kerja, serta penerapan sistem pelacakan lulusan untuk mengetahui kinerja lulusan, kepuasan pengguna lulusan, dan pemanfaatan hasilnya untuk perbaikan program.

STANDAR 12: PENELITIAN, PUBLIKASI, SKRIPSI/TESIS/DISERTASI, KARYA INOVATIF, PKM, HASIL LAINNYA, SERTA PEMANFAATANNYA

Adalah standar untuk menilai data dan informasi yang terkait dengan kualitas, produktivitas, relevansi, dan efifisiensi pemanfaatan dana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM); diseminasi hasil penelitian dan PkM; rancangan penelitian dan PkM; sistem kerja sama dan kemitraan berbasis penelitian dan PkM; implementasi pedoman penulisan skripsi, tesis, dan disertasi untuk penjaminan mutu dan studi tepat waktu; pemanfaatan publikasi karya ilmiah; dan memanfaatkan produk ilmiah rupa model-model, hak paten, hasil pengembangan prosedur kerja, produk fisik sebagai hasil penelitian.

STANDAR 13: SISTEM INFORMASI

Adalah standar untuk menilai pelaksanaan sistem informasi secara efisien dan efektif; pengembangan SDM dalam mendukung sistem informasi; dan pengembangan konektitivas intra-internet.

STANDAR 14: SISTEM PENJAMINAN MUTU

Adalah standar untuk menilai lembaga penjaminan mutu dalam melaksanakan sistem dan standar penjaminan mutu dengan mengembangkan dan menerapkan kriteria keberhasilan lembaga penjaminan mutu (SPM/SKM) sesuai dengan tugas dan fungsi secara efisien dan efektif; memotivasi pengembangan dan pelaksanaan penjaminan mutu di tingkat fakultas dan prodi; memonitor dampak penjaminan mutu terhadap pengalaman dan hasil studi mahasiswa; menerapkan metode baku penjaminan mutu; melakukan evaluasi internal secara berkelanjutan; mempersiapkan evaluasi eksternal/akreditai; memanfaatkan hasil evaluasi internal-eksternal untuk perbaikan program; dan melaksanakan kerja sama dan kemitraan dengan lembaga terkait.

STANDAR 15: MUTU PROGRAM STUDI

Adalah standar untuk menilai mutu program studi dengan menerapkan kriteria dan instrumen penjaminan mutu sehingga prodi tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keseluruhan standar mutu tersebut implementasinya diserahkan kepada setiap program studi dan pengawasannya/pengawalannya dilakukan oleh Fakultas bersama SPM UNIBOS. Dari upaya penjaminan mutu yang dilakukan, semua departemen/prodi di lingkungan Fakultas Sastra Universitas Bosowa hingga saat ini semuanya telah terakreditasi BAN PT walaupun masih harus ditingkatkan agar semuanya berperingkat B.