Sambutan Dekan
Terbentuk sejak pertama kali saat masih menjadi Universitas 45 berdiri di tahun 1986, Fakultas Sastra telah menunjukkan eksistensinya. Dengan merangkul dua Jurusan, yaitu Sastra dan Sastra Indonesia, berbagai inovasi dikreasikan dalam sistem pembelajaran.

Misalnya, menghadirkan laboratorium non fisik seperti Klinik Sastra. Klinik sastra memiliki tiga departemen yaitu Departemen Kebahasaan, Departemen Sastra, dan Departemen Teater dan Film. Proses akademik di dalam kelas dirancang bersinergi dengan dengan klinik sastra. Sehingga, proses pembelajaran tidak hanya cukup di dalam kelas, namun mahasiswa sastra memiliki tempat belajar dan praktik intensif yang bisa dimanfaatkan untuk seluruh mahasiswa. Selain itu, berbagai unit bisnis Bosowa juga merupakan tempat belajar.

Selain laboratorium non fisik, tentunya Fakultas Sastra juga memiliki Laboratorium Fisik. Seperti, Laboratorium Bahasa. Belajar langsung pada pengolah kata dan peristiwa seperti Tribun, Celebes, dan  Bosowa Radio juga merupakan pengalaman yang akan bisa didapatkan oleh mahasiswa Fakultas Sastra sesuai dengan keilmuannya.

Di bawah kepemimpinan Dr. Mas’ud Muhammadiah, M.Si, Fakultas Sastra mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak. Selain bekerja sama dengan unit internal bisnis Bosowa, Fakultas Sastra juga mengembangkan kerja sama eksternal . Misalnya, dengan lembaga pembelajaran bahasa asing, ataupun Dewan Kesenian Makassar.

Fakultas Sastra juga terus berkreasi dengan berbagai aktifitas yang menjadi wadah mahasiswa untuk pengembangan kreatifitas keilmuan, Sastra Bulan Macorayya misalnya. Sebuh pementasan sastra yang dibuat untuk menjadi panggung bagi mahasiswa sastra untuk menampilkan diri. Konsep pembelajaran Learning by Doing banyak diterapkan di segala kreasi pembelajaran.  Namun tentunya, Fakultas Sastra tetap megikuti kebutuhan zaman, yaitu menerapkan kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Fakultas Sastra telah memiliki ribuan alumni yang terserap dan tersebar di berbagai macam sektor. Alumni Fakultas Sastra telah dibekali ilmu yang pada dasarnya dipakai di berbagai sektor. Sehingga, peluang kerjanya jadi lebih besar.  PNS, Guru, TNI, Kepolisian, Bank, Wartawan, Sastrawan, Penerjemah, Perhotelan, dan banyak lagi sektor-sektor lainnya yang membutuhkan para alumni fakultas sastra. Tidak hanya itu, alumni Fakultas Sastra tidak hanya bisa memasuki sektor-sektor mainstream yang ada, namun mereka memiliki peluang besar untuk menciptakan lapangan kerjanya sendiri.

Dr. H. Mas’ud Muhammadiyah, M.Si
Dekan Fakultas Sastra