Standar Mutu

Standar penjaminan mutu. Pelaksanaan penjaminan mutu pada program studi, dilakukan oleh Unit Jaminan Mutu (UJM) pada tingkat jurusan, yang bertanggung jawab pada proses pengelolaan mutu internal pada tingkat jurusan maupun program studi. UJM di tingkat jurusan bertugas sebagai auditor internal yang mengaudit pengelolaan akademik yang dilaksanakan oleh Program Studi. Ketua Jurusan/Program Studi bertanggung jawab atas tersusunnya:

  • Spesifikasi Program Studi (SP),
  • Kompetensi Jurusan,
  • Manual Prosedur (MP) dan
  • Instruksi Kerja (IK) yang sesuai dengan Standar Akademik.

Ketua Program Studi yang bertanggungjawab atas terlaksananya :

  1. Proses pembelajaran yang bermutu sesuai dengan SP, MP, IK;
  2. Evaluasi pelaksanaan proses pembelajaran;
  3. Evaluasi hasil proses pembelajaran;
  4. Tindakan perbaikan proses pembelajaran;
  5. Penyempurnaan SP, MP, dan IK secara berkelanjutan

Adapun pelaksanaan penjaminan mutu secara rinci adalah sebagai berikut.

  • Sistem penjaminan mutu input
  1. Di prodi Sastra Inggris, sistem penerimaan Input dosen dilakukan melalui dua jalur yaitu Jalur I dengan melakukan penerimaan alumni terbaik dengan pencangkokan selama dua tahun dan selanjutnya di studi lanjutkan bila calon telah memenuhi syarat. Jalur ini menggunakan prosedur penerimaan melalui usulan ketua prodi tentang alumni yang berprestasi ke pimpinan fakultas, selanjutnya pimpinan fakultas menyetujui dan menyampaikan ke Pimpinan Universitas untuk di SK kan yang disertai dengan dosen pembinanya. Jalur II penerimaan dosen bukan alumni dengan kualifikasi S2 Sastra Inggris. Dengan terlebih dahulu membuat permohonan sesuai dengan syarat-syarat penerimaan dosen yang telah ditentukan oleh Unit Penjaminan Mutu Universitas, yang ditujukan kepada Rektor, kemudian dilakukan tes. Hanya calon dosen yang lulus yang dapat diterima menjadi dosen kontrak dan atau dosen tetap yayasan pada Prodi Sastra Inggris Universitas Bosowa.
  2. Bagi dosen-dosen yang dengan status alumni, diharuskan mengikuti  magang selama 2 tahun kepada dosen-dosen senior, minimal dosen yang memiliki jabatan lektor kepala/golongan IV.
  • Penerimaan mahasiswa baru prodi Sastra Inggris, sistem penerimaannya dilakukan dengan cara seleksi melalui tes penerimaan calon mahasiswa baru sesuai yang ditetapkan dalam SOP penerimaan mahasiswa baru oleh Unit Penjaminan Mutu Universitas. Penerimaan mahasiswa Baru di Universitas Bosowa di laksanakan oleh Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, dan selanjutnya berkas mahasiswa dikirim ke Fakultas dan selanjutnya didistribusi kepada prodi masing-masing termasuk prodi Sastra Inggris untuk proses pendaftaran ulang
  • Sistem jaminan mutu proses
  1. Sebelum pelaksanaan perkuliahan, setiap dosen pengampu matakuliah
    berkewajiban menyusun silabus/Garis Besar Rencana Perkuliahan
    sertaSatuan Acara Perkuliahan (SAP).
  2. Setiap pelaksanaan perkuliahan, prodimelakukan monitoring dengan
    menggunakan dokumen dengan format tertentudalam bentuk Absen
    mahasiswa dan Dosen, serta Monitoring pelakasanaan Mata Kuliah.
    Dokumen ini dipegang oleh mahasiswa dan diserahkan ke prodi pada
    akhir semester berjalan.
  • Setiap akhir perkuliahan, mahasiswa diberikan angket “evaluasi kinerja
    dosen” dengan range penilaian 1 – 4. Setiap dosen pengampu matakuliah
    diberikan laporan hasil penilaian mahasiswa, yang ditandatangani oleh
    Dekan. Dosen yang mendapat nilai dalam kategori kurang atau cukup
    diberikan teguran dan pembinaan
  • Penjaminan mutu output, dilakukan dengan cara:

Mengevaluasi indeks prestasi mahasiswa baik permatakuliah maupun

  1. Rata-rata IPK per semester. Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa akan
    diberikan ke dosen pembina mahasiswa (penasehat akademik dan
    dijadikan dasar dalam memberikan arahan/bimbingan kepada
    mahasiswa untuk meraih prestasi puncak.
  2. Mengidentifikasi dan mengevaluasi rata-rata lama waktu yang
    dibutuhkan mahasiswa dalam menyelesaikan studi, kemudian hasilnya
    dibandingkan dengan target/sasaran mutu yang telah dicanangkan
    dalam dokumen mutu.
  3. Melakukan tracerstudi para alumni, guna mengetahui (a) lama waktu
    tunggu memperoleh pekerjaan, (b) gaji pertama yang diterima
    Memberikan angket kepada para pengguna, pemerintah (dinas
    pendidikan dan kepala sekolah), guna memperoleh masukan untuk
    penyempurnaan kurikulum dan kualitas lulusan

Umpan Balik

Keberlanjutan Prodi PGSD

Program Studi Sastra Inggris berupaya terus menerus melakukan sosialisasi, dan memberikan pemahaman terhadap masyarakat akan pentingnya disiplin ilmu Bahasa dan Sastra Inggris, sebagai suatu disiplin ilmu yang dibutuhkan. Hal ini penting untuk menjamin keberlanjutan jalannya program studi Sastra Inggris.

Sastra Inggris berkembang dinamis, sejalan dengan perkembangan globalisasi dewasa ini yang ditandai perkembangan tehnologi dan informasi serta interaksi antar manusia yang tidak hanya ditingkat lokal, nasional namun juga internasional.

Sementara disisi lain masih banyak masyarakat memandang studi Sastra Inggris sebagai bagian yang hanya berhubungan dengan komunikasi dan bahasa secara sempit saja.

Padahal perkembangan Sastra Inggris dewasa ini merupakan bagian yang penting dalam organisasi internasional, komunikasi politik, LSM, ekonomi dan kultur di dalam maupun di luar negeri.

  • SDM yang berkualitas (bermutu)
  • Sarana dan prasarana
  • Pemberian reward dan punishment terhadap civitas akademika untuk meningkatkan motivasi dan kualitas pelayanan.

Upaya peningkatan mutu lulusan pada hakekatnya adalah merupakan langkah yang harus dilakukan dan terus dikembangkan oleh jurusan/program  studi Sastra Inggris.

Oleh karena itu jurusan/ program studi harus diberikan kewenangan otonomi akademik yang seluas-luasnya dalam rangka mensinergikan proses pembelajaran dan tuntutan dunia kerja.

Misalnya dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis kompetensi dalam Proses Belajar Mengajar, pembelajaran dengan 16 kali pertemuan didesain untuk mengasah kreatifitas mahasiswa melalui metode Student Centre Learning, dengan mengoptimalkan praktek, diskusi kelas, analisis kasus, dan seminimal mungkin menggunakan metode ceramah.

Untuk menjamin keberlangsungan program studi Sastra Inggris, kerjasama kemitraan adalah hal yang diperlukan. Program Studi Sastra Inggris membangun kemitraan strategis dengan Unhas dalam bentuk kemitraan dengan mendatangkan pengajar (dosen tamu) dan praktisi pada kegiatan kuliah umum, seminar dan lain-lain.

Program studi aktif dalam meng up-date informasi penelitian melalui lembaga penelitian Universitas, demikian sebaliknya pihak lembaga penelitian universitas aktif memberikan informasi kepada program studi. Namun masih perlu upaya maksimal untuk mendapatkan dana hibah kompetitif.