1. Kepemimpinan Operasional

Kepemimpinan di Prodi Sastra Inggris mengarah pada prinsip perencanaan, pengarahan, koordinasi dan pengendalian untuk setiap aktivitas yang menyangkut pelaksanaan tri dharma.

Semua aktivitas direncanakan terlebih dahulu dengan mengacu renstra dan masukan dari stakeholder kemudian di turunkan dalam bentuk sasaran mutu program studi.

Kepemimpinan operasional menyangkut kemampuan Kaprodi dalam menjabarkan visi dan misi Prodi dalam kegiatan operasional tridharma.

Perencanaan mengenai pelakasanaan tridharma baik yang menyangkut kebutuhan dosen dan tenaga kependidikan, kurikulum, kalender akademik, proses pembelajaran, evaluasi hasil studi, kompetensi lulusan, keterserapan lulusan dalam masarakat, penelitian dosen, pengabdian masyarakat dan administrasi akademis semuanya dirumuskan berdasarkan standar penjaminan mutu internal universitas.

Pelaksanaan setiap kegiatan dikontrol dan diawasi oleh unit penjaminan mutu universitas untuk bahan monitoring dan evaluasi, hasil monev diberikan kepada Kaprodi dan unit terkait secara berkala untuk memperoleh tindak lanjut yang mengarah pada terjaminnya sasaran mutu yang telah ditetapkan.

Secara berkala Kaprodi bersama dosen Prodi Sastra Inggris, KTU dan staf melakukan pertemuan untuk melakukan evaluasi berbagai capaian dan kendala yang terkait dengan pelaksanaan tri dharma untuk menemukan solusi yang terbaik agar dapat menjamin tercapainya sasaran mutu yang ditetapkan.

2. Kepemimpinan Organisasi

Untuk menjamin terlaksananya program tri dharma perguruan tinggi, Kaprodi mendistribusikan pekerjaan sesuai dengan keperluan, oleh karena itu perlu mendelegasikan pekerjaan itu menurut wewenang dan tanggungjawabnya.

Kegiatan yang menyangkut penyusunan kurikulum, SAP, bahan ajar, pelaksanaan pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat secara penuh dibebankan pada masing masing dosen yang ditunjuk berdasarkan tingkat kompetensinya, penanganan administrasi dan berbagai sarana pendukung dilakukan oleh staf prodi Sastra Inggris.

Kepemimpinan organisasi secara keseluruhan menyangkut pemahaman terhadap tata kerja antar unit dalam organisasi Universitas Bosowa, sehingga terjalin mekanisme kerja yang harmonis dalam lembaga.

Staf administrasi dilingkungan Prodi Sastra Inggris memiliki beban dan tanggung jawab yang terkait dengan pelayanan kegiatan tri dharma dan pelayanan kepada para dosen, mahasiswa dan stakeholder lainnya sesuai dengan rencana kegiatan tri dharma berdasar arahan Kaprodi.

Baik secara mandiri dan secara bersama semua kegiatan dikoordinasi oleh Kaprodi Sastra Inggris untuk menjamin terlaksananya program tri dharma dan terjaminnya standar mutu yang telah ditetapkan.

3. Kepemimpinan Publik

Program studi memiliki peran strategis dalam pelaksanaan tri dharma, oleh karena itu harus menyelenggarakan tridharma secara teratur dan terprogram. Dampak pembelajaran intern ini juga dikembangkan di tengah masyarakat melalui kegiatan seminar nasional dengan mengundang pelaku bisnis, kalangan akademisi dan mahasiswa dari luar kampus.

Program studi juga melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah dan swasta (Lembaga Kursus Bahasa Inggris MEPS, White House, Pemprop Pinrang, Mammiri Travel dan State University Russia, Samara Institute, dll)

Kepemimpinan publik diarahkan pada kemampuan Kaprodi dalam menjalin kemitraan dengan lembaga lain serta menjadikan program Prodi Sastra Inggris sebagai rujukan bagi publik/masyarakat dalam bermitra.

Kerja sama dengan lembaga pemerintah dan perusahaan lebih mengarah pada kemitraan antar lembaga baik sebagai narasumber dalam memberi pelatihan, sedang pada perusahaan lebih ditekankan pada kajian bersama tentang berbagai fenomena bisnis sehingga dapat menjadi masukan untuk mengembangkan materi perkuliahan, sedangkan kerjasama dengan lembaga pendidikan lebih ditekankan pada upaya prodi untuk berperan dalam pengembangan keilmuan dan penelitian bersama seperti narasumber seminar hasil penelitian, sertifikasi, tim penguji dan lainnya.

Upaya ini adalah untuk meningkatkan peran prodi di tengah masyarakat baik dalam menjalin kerjasama dibidang keilmuan maupun sumbangsih prodi ini bagi masyarakat sehingga dapat di gunakan untuk meningkatkan pelaksanaan mutu tridharma, mengikuti perkembangan pengetahuan.